• Uncategorized

    Anda belum beruntung… Coba lagi! :D

    Dalamnya hati seseorang tak pernah kita tahu,dan bagiku sendiri tiada begitulah penting untuk turun dan berkemah lama-lama di jurang-jurang terdalam bernama perasaan manusia itu sebab jurang hati manusia terlalu beraneka rupa,ada yang terjal-sempit diapit bijih-bijih besi lengkap pijaran api,ada yang nampak luas, dalam, ditumbuhi ladang bebungaan hingga hampir-hampir kita sukarela terjun ke dalamnya, tapi ternyata ia enggan dihinggapi.ada yang dilapisi trampolin dan siapapun selalu merasa aman untuk terjun bolak-balik di sanabegitu macam-macam, begitu antik dan warna-warni Seringkali aku tertarik berdiri dan teriak-teriak di tepian jurang yang dalam,kemudian tersenyum lebar sambil mendengarkan gaung kembalinya yang sama keras.“Teriakan kita bersambut!” kataku pada diriku sendiri, berani terjun?ah nanti dulu, lagi-lagi aku tak kuasa…