• Uncategorized

    Pernikahan

    Harus kuakui, pada beberapa hal agaknya ekspetasiku akan pernikahan yang kucita-citakan sejak kecil terlalu sempit. Terkesan terlalu sederhana dan kaku, mungkin juga sebab kurangnya ilmu-ilmu praktis seputar komunikasi lawan jenis (aduh males banget pikirku waktu itu, belajar buat memahami lelaki..), belajar menghandle konflik (selama ini ya pede aja dengan gaya sendiri yang super jujur dan blak-blakan. in my case, aku tipikal yang lebih banyak toleran dan mengalah ketika menghadapi orang lain di luar keluarga), adaptasi dengan kehidupan-kehidupan di luar zona nyaman (menghadapi keluarga yang awam hukum Islam, misalnya.. agak berbeda dengan ketika menghadapi jika itu ‘sekedar’ teman). Dan ilmu praktis lain sebagainya. Maksudku, pernikahan yang kucita-citakan sejak kecil selalu berdasarkan…